Sumbawanews.com,- Liga Inggris akan melarang penggunaan handuk untuk mengeringkan bola saat lemparan jarak jauh mulai musim 2026/2027, sebuah aturan baru yang berpotensi mengganggu taktik andalan Arsenal. Larangan ini muncul setelah kontroversi di musim lalu, ketika Riccardo Calafiori meminjam handuk kiper Newcastle, Nick Pope, sebelum melempar bola—tindakan yang akhirnya dilarang wasit karena tidak ada kesepakatan sebelum pertandingan. Keluhan serupa pernah dilontarkan Sean Dyche dari Nottingham Forest, yang menilai praktik itu tidak adil. Menanggapi rencana ini, pelatih Arsenal Mikel Arteta menyindir dengan santai, “Ya lihat saja apa yang akan kami lakukan. Mungkin kita akan bermain memakai topi.”
Selain larangan handuk, Premier League juga memperketat aturan waktu lemparan ke dalam. Pemain hanya diberi lima detik untuk melempar bola setelah wasit menyiapkannya. Jika pemain dianggap membuang waktu—misalnya dengan berjalan menjauh dari bola atau mengoper-oper bola ke rekan—wasit akan menghitung mundur dari lima hingga satu, dan jika bola belum dilempar, hak lemparan akan diberikan kepada tim lawan. Kedua aturan ini dirancang untuk mempercepat ritme permainan dan mengurangi taktik yang dianggap menghambat alur laga. Arsenal, yang kerap memanfaatkan lemparan jauh sebagai senjata menciptakan peluang, kini harus menyesuaikan strateginya sebelum musim baru dimulai.















