Home Berita Olah Raga Arema FC Bangun Fondasi Kekuatan Lokal Menuju Super League 2026-2027

Arema FC Bangun Fondasi Kekuatan Lokal Menuju Super League 2026-2027

Sumbawanews.com,- Malang – Menjelang dimulainya musim Super League 2026-2027, Arema FC memperkuat fondasi tim dengan mempertahankan tujuh pemain lokal yang telah menjadi tulang punggung skuad musim lalu. Keputusan ini menjadi sinyal jelas bahwa klub berjuluk Singo Edan tak hanya mengejar prestasi, tapi juga membangun identitas berkelanjutan dari akar komunitasnya.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar strategi teknis, melainkan sebuah komitmen budaya. “Kami ingin mempertahankan kerangka tim yang sudah terbukti. Mereka bukan hanya pemain berkualitas, tapi juga paham kultur Arema, menjadi teladan bagi generasi muda, dan menjaga semangat suporter,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Kamis (25/6/2026).

Tujuh pemain yang tetap bertahan adalah Johan Ahmat Farizi, Dendi Santoso, Jayus Hariono, Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, Dimas Aryaguna, dan Achmad Maulana Syarif. Dari ketujuhnya, tiga nama—Farizi, Dendi, dan Jayus—merupakan putra asli Malang yang telah tumbuh bersama akademi klub dan menjadi simbol kebanggaan lokal. Jayus, khususnya, tetap menjadi jantung lini tengah dengan konsistensi kerja keras dan pengaturan permainan yang matang.

Sementara itu, Bayu, Dwiki, dan Dimas—yang masih berusia muda—dipercaya melanjutkan peran sebagai penerus generasi. Kepercayaan ini bukan sekadar pemberian kesempatan, tapi bagian dari rencana jangka panjang Arema untuk mencetak pemain yang tidak hanya mampu bersaing di level nasional, tapi juga mewarisi semangat kebanggaan klub.

Achmad Maulana Syarif, yang sebelumnya sering menjadi pilihan cadangan, juga mendapat kepercayaan penuh sebagai pemain yang mampu mengisi berbagai posisi di lini belakang. Keputusan ini menunjukkan bahwa manajemen tidak hanya melihat statistik, tapi juga karakter dan adaptasi pemain dalam sistem permainan tim.

Langkah ini sekaligus menjadi respons terhadap tren kompetisi yang semakin menuntut stabilitas tim. Sementara klub-klub lain sibuk memburu pemain asing atau bintang besar, Arema memilih membangun kekuatan dari dalam—dengan menghargai loyalitas, mempertahankan identitas, dan menanamkan visi jangka panjang.

Dengan fondasi lokal yang kokoh, Arema FC tak hanya siap menghadapi tantangan baru di Super League, tapi juga menegaskan bahwa kebesaran klub tak hanya diukur dari gelar, tapi dari akar yang tak pernah tergoyahkan.

Previous articleCemburu Berujung Bom Molotov di Koja
Next articleMessi dan Ronaldo: Bukan Duel untuk Dijadikan Perang