Home Serba Serbi Tekno Apple Siapkan Fitur Anti-Jambret di iPhone 17

Apple Siapkan Fitur Anti-Jambret di iPhone 17

Sumbawanews.com,- Di tengah maraknya aksi penjambretan di ruang publik, Apple dikabarkan sedang mengembangkan fitur keamanan revolusioner yang dirancang khusus untuk membuat pelaku kejahatan jera: _Anti-Snatch_. Fitur ini, yang kemungkinan besar akan hadir di iPhone 17, mampu mendeteksi gerakan kilat saat ponsel dirampas secara paksa dan langsung mengunci perangkat dalam hitungan milidetik.

Berdasarkan laporan dari GSMArena, sistem ini mengandalkan sensor akselerometer canggih yang mampu membaca perubahan kecepatan dan arah gerakan ekstrem—pola khas saat seseorang menarik ponsel dari genggaman korban dan kabur. Ketika deteksi terjadi, iPhone akan segera memblokir akses ke layar utama, mengunci semua aplikasi, dan memutus koneksi jarak jauh yang memungkinkan pelaku mengakses data pribadi, rekening bank, atau mematikan fitur pelacakan.

Berbeda dengan sistem penguncian biasa, teknologi ini tidak bekerja sembarangan. Apple mengintegrasikan lapisan kecerdasan buatan yang memvalidasi konteks kejadian: jika perangkat mengalami guncangan tiba-tiba di lokasi yang sudah dikenal—seperti rumah, kantor, atau tempat olahraga rutin—sistem akan mengabaikan sinyal tersebut untuk mencegah penguncian palsu saat ponsel terjatuh atau digoyang saat berolahraga.

Fitur ini mengadopsi prinsip serupa dengan Theft Detection Lock di Android, namun dengan peningkatan akurasi berkat integrasi data GPS dan jaringan Wi-Fi tepercaya yang terus belajar dari kebiasaan pengguna. Dengan begitu, iPhone tidak hanya mengunci diri, tapi juga mengirimkan sinyal peringatan otomatis ke pemilik dan otoritas keamanan, sekaligus memblokir akses ke data sensitif bahkan sebelum pelaku sempat membuka layar.

Kehadiran fitur ini diharapkan menjadi penghalang psikologis bagi para penjambret. Dengan risiko kehilangan akses ke perangkat yang dirampas, motif utama kejahatan—mengambil ponsel untuk dijual atau dieksploitasi—menjadi tidak lagi menguntungkan. Dalam praktiknya, iPhone yang dirampas akan berubah menjadi benda mati, tanpa nilai jual dan tanpa akses data.

Meski belum ada pengumuman resmi dari Apple mengenai jadwal peluncuran, fitur ini kemungkinan besar akan menjadi bagian dari pembaruan iOS 18 atau debut eksklusif di iPhone 17 yang dijadwalkan rilis akhir tahun ini. Bagi jutaan pengguna di kota-kota padat seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya, inovasi ini bukan sekadar fitur teknis—tapi perlindungan nyata atas keamanan pribadi di era digital yang semakin rentan.

Previous articleMantan ISIS Kembali ke Australia, Langsung Dikenai Dakwaan Terorisme
Next articleSrikandi Udara: Di Balik Kemudi Pesawat Kepresidenan
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik