Sumbawanews.com,- Petenis Filipina Alexandra Eala harus mengakhiri perjalanan fenomenalnya di Wimbledon 2026 setelah dikalahkan Jasmine Paolini dari Italia dengan skor 4-6, 6-4, 3-6 pada babak keempat tunggal putri, Senin (6/7/2026), di Centre Court, London. Pertandingan berlangsung sengit selama hampir dua jam, di mana Eala sempat membalikkan kekalahan di set kedua, namun akhirnya tak mampu menahan serangan konsisten Paolini di set penentuan.
Eala, yang baru berusia 21 tahun, menjadi sorotan dunia setelah sebelumnya menyingkirkan juara bertahan Iga Świątek di babak ketiga—sejarah pertama bagi petenis Filipina di turnamen Grand Slam. Kehadirannya di babak keempat Wimbledon 2026 sendiri sudah memecahkan rekor sebagai petenis putri pertama dari negaranya yang mampu menembus tahap tersebut. Namun, pengalaman dan ketenangan Paolini, petenis unggulan ke-13, menjadi penentu di momen-momen krusial, terutama saat mematahkan servis Eala di game kedelapan set ketiga.
Kemenangan ini membawa Paolini kembali ke babak perempat final Grand Slam untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Petenis berusia 30 tahun itu mengaku permainannya terus membaik sejak laga pembuka, dengan fokus pada konsistensi dan mental kuat. “Poin demi poin, game demi game, saya merasa semakin percaya diri,” ujar Paolini, seperti dikutip dari *France 24*. Ia akan menghadapi petenis Ukraina, Marta Kostyuk, dalam laga perebutan tiket semifinal.
Meski tak melaju lebih jauh, pencapaian Eala tetap menjadi salah satu kisah terindah Wimbledon 2026. Ia membuktikan bahwa tenis Filipina mampu bersaing di panggung tertinggi dunia, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda di Asia Tenggara. Sementara itu, Paolini siap melanjutkan misinya untuk meraih gelar Grand Slam kedua setelah finis runner-up di Wimbledon dan French Open 2024.















