Sumbawanews.com,- Kandidat Partai Demokrat untuk Senat AS dari Michigan, Abdul El-Sayed, mengonfirmasi telah berbicara dengan mantan Presiden Barack Obama setelah memenangi pemilihan pendahuluan pada 4 Agustus 2026. El-Sayed berharap Obama bersedia turun langsung berkampanye mendukungnya pada musim gugur mendatang, menyebut percakapan mereka “sangat hangat dan menginspirasi”. Ia meyakini dukungan Obama penting untuk menghadapi tantangan politik di Michigan dan memperkuat upaya mengalahkan calon Republik, Mike Rogers, serta mengembalikan kendali Senat.
El-Sayed menang tipis atas Haley Stevens dengan selisih sekitar satu persen, meski tidak meraih mayoritas suara. Ia menekankan bahwa total suara Demokrat dalam pemilu pendahuluan itu 500.000 lebih banyak daripada suara Republik, dan meyakini kemenangan akan terulang pada November jika partai tetap bersatu. Ia juga menegaskan bahwa perbedaan internal di kalangan Demokrat jauh lebih kecil dibanding kesepakatan bersama: bahwa Donald Trump merupakan ancaman bagi demokrasi.
Dukungan El-Sayed berasal dari tokoh progresif nasional seperti Bernie Sanders, Alexandria Ocasio-Cortez, dan Ro Khanna. Ia menolak sumbangan dari kelompok kepentingan khusus, menolak dukungan terhadap Israel, dan mengusung program “Medicare for All”. Sementara itu, Stevens menerima dana dari AIPAC dan kelompok industri, yang menjadi sasaran kritik El-Sayed dalam kampanye.
Ia juga menghadapi tekanan akibat keterkaitannya dengan streamer Hasan Piker, yang pernah membuat pernyataan kontroversial tentang 9/11. El-Sayed menyebut pernyataan itu “bodoh” dan menilai penggunaannya sebagai serangan politik. Ia menegaskan bahwa tujuannya adalah menjangkau tiga juta pengikut Piker, bukan menghindari kelompok tertentu, karena ia butuh koalisi luas untuk menang.
Sejumlah pemimpin Demokrat, termasuk Chuck Schumer dan Gubernur Gretchen Whitmer, telah menyatakan dukungan setelah kemenangannya. Stevens sendiri segera mengakui kekalahan dan mendukung El-Sayed. Senator Chris Murphy bahkan memprediksi banyak rekan senat akan datang ke Michigan untuk mendukungnya, menyebut El-Sayed menawarkan pilihan berbeda dari kandidat pro-korporasi dan pro-Trump.
El-Sayed menilai upaya Partai Republik menggunakan nama lengkapnya, Abdulrahman Mohamed El-Sayed, sebagai strategi yang sengaja meniru serangan terhadap Obama dengan menyebut nama lengkapnya,















