Home Berita Belum Tuntas Soal 116 Pangkalan LPG 3Kg, Wabup Sumbawa Kembali Dicegat

Belum Tuntas Soal 116 Pangkalan LPG 3Kg, Wabup Sumbawa Kembali Dicegat

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Puluhan orang dari perwakilan 116 pangkalan LGP 3kg dibawah PT. Bahanan Migas Bersaudara Kembali mencegat Wakil Bupati Sumbawa, H. Mohamad ansori di DPRD Sumbawa, Senin (21/07). Mereka mengadukan tentang 116 pangkalan yang belum juga menerima distribusi LPG 3kg hingga saat ini.

Baca Juga: 116 Pangkalan Puasa LPG 3 Kg, Wabup Sumbawa Dicegat

Usai berdiskusi dengan wakil Bupati Sumbawa, seluruh perwakilan pangkalan tersebut diterima oleh Komisi II DPRD Sumbawa, di ruang pertemuan pimpinan DPRD sumbawa. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I. Nyoman Wisma dan dihadiri oleh beberapa anggota DPRD Sumbawa lainnya.

Sebelumnya diketahui, Puluhan orang dari perwakilan 116 pangkalan dibawa agen penyalur LPG 3 Kg mendatangi DPRD Sumbawa, Rabu (16/07). Mereka menunggu dan mencegat Wakil Bupati Sumbawa, H. Muhamad Ansori, usai menyampaikan menyampaikan Jawaban Bupati Sumbawa Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa Atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Kheruddin, salah seorang pangkalan menyampaikan, sekitar 3 minggu sebanyak 116 pangkalan tidak menerima suplay LPG 3 Kg. pangkalan tersebut berada diberbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa, antara lain kecamatan moyo hilir, kecamatan moyo hulu, kecamatan moyo utara, kecamatan alas, bahkan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

“Terus gas (jatah 116 pangkalan) itu, dibawa kemana,” tanya dia, juga menambahkan, persoalan ini menyebabkan terjadinya penumpukan disalah satu pangkalan atau wilayah, dan terjadi kelangkaan di wilayah lainnya.

Ia menduga, terhentinya pasokan gas LPG 3 Kg, disebabkan adanya persoalan internal di agen. Padahal semustinya, persoalan internal agen tidak menjadi alasan terhentinya distribusi ke pangkalan.

“Masyarakat ini tidak mau tahu tentang ada persoalan agen atau tidak. Kami yang dikejar-kejar ini. Bayangkan jika satu pangkalan membawahi 100 kk, maka akan 11.600 Kk yang tidak menerima gas LPG 3 Kg,” jelas dia, dan meminta, agar 116 pangkalan tersebut dialihkan atau mendapatkan pasokan LPG 3 Kg dari agen lain.

Dijelaskan, persoalan tersebut telah disampaikan kepada Pertamina Depo Sumbawa dan pihak-pihak terkait lainnya. Namun hingga saat ini belum mendapatkan Solusi atas 116 pangkalan tersebut. (Using)

Previous articleDPRD Setujui Ranperda APBD 2024, Wabup: Pemda Sumbawa Fokus Tindaklanjuti Temuan dan Saran Dewan
Next articleIngatkan Agen dan Pangkalan LPG 3Kg, Wabup: Kami Tidak Segan
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik