Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Anggota Komisi II sekaligus Ketua Fraksi Partai Gelora, Kaharuddin Z mendorong pemerintah daerah untuk meminta penambahan kuota LPG 3 Kg untuk Kabupaten Sumbawa. Sebab permintaan atau konsumsi yang saat ini semakin meningkat dengan adanya penggunaan untuk UMKM dan sektor pertanian.
Baca Juga: Permintaan Meningkat, Pemda Susun Usulan Kuota LPG 3 Kg
“Penggunaannya sekarang lebih luas, sehingga permintaan otomatis akan meningkat,” kata dia, di DPRD Sumbawa Senin (06/07).
Menurutnya, peningkatan permintaan itu yang harus disesuaikan oleh pemerintah daerah untuk menetapkan jumlah usulan penambahan kuota. Agar nantinya dapat memperkecil kemungkinan terjadi kelangkaan di masyarakat.
“Kami berharap usulan penambahan kuota kita dapat dihitung dengan matang, agar situasi sekarang tidak berlarut-larut,” ucapnya, juga berharap, agar pemerintah pusat dapat memberikan penambahan kuota kepada kabupaten sumbawa.
Selain LPG 3 Kg, ia juga mengungkapkan dibeberapa tempat warga juga kesulitan mendapatkan gas non subsidi, baik 5,5 kg maupun 12 kg. Sehingga terjadi kenaikan harga antara 10 hingga 20 persen dari harga sebelumnya.
Ia menilai, kondisi tersebut semakin mempersulit masyarakat yang saat ini telah mulai beralih dan bergantung kepada penggunaan gas LPG untuk konsumsi. Sebab konsumen yang selama ini hanya menggunakan gas non subsidi mulai beralih menggunakan gas bersubsidi.
“Sekarang dibeberapa tempat, LPG 3 Kg lebih mudah didapatkan dibandingkan gas pink non subsidi,” ujarnya.
Untuk itu ia meminta, baik pemerintah dareah, provinsi maupun pemerintah pusat juga musti mengambil kebijakan untuk mengatasi persoalan tersebut. “Memang gas non subsidi ini istilahnya tarung bebas. Tapi dalam situasi seperti ini, pemerintah juga tidak boleh diam,” ujarnya. (Using)















