Home Berita TNI Gelar Lomba Menggambar Bagi Anak-Anak Pengungsi Sulteng

TNI Gelar Lomba Menggambar Bagi Anak-Anak Pengungsi Sulteng

(Puspen TNI). Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Hasanuddin dipimpin Lettu Inf Sahang dan Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ) Divisi 3/Kostrad dipimpin Kapten Inf Nur Cahyo, menggelar lomba menggambar bagi anak-anak pengungsi di Sulawesi Tengah (Sulteng).

 

Sekitar 100 lebih anak-anak pengungsi korban bencana gempa bumi dan tsunami, tampak antusias mengikuti lomba mewarnai gambar di Posko Pengungsian Gawalise, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Palu Barat, Sulawesi Tengah, Selasa (23/10/2018).

 

Lomba menggambar digelar oleh prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad), sebagai salah satu upaya trauma healing untuk anak-anak pasca gempa di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulteng.

 

Lomba mewarnai gambar yang dilakukan oleh ratusan anak-anak pengungsi tersebut, sekaligus mengedukasi mereka dengan kebersihan lingkungan. Walaupun dalam keadaan darurat, anak-anak tampak antusias mengikuti lomba yang digelar oleh TNI di Posko Pengungsian Gawalise.

 

Dengan kegiatan tersebut, semoga anak-anak pengungsi kembali ceria dan rasa traumanya mulai hilang. Selain itu, TNI juga menggelar lomba kebersihan antar kemah pengungsi. Lomba ini dilakukan untuk mengedukasi para pengungsi, agar mereka termotivasi hidup bersih meskipun dalam keadaan darurat, sehingga terbebas dari berbagai penyakit. (Badar/Puspen TNI)

Previous articleBakamla RI Harmonisasikan Rancangan Peraturan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian
Next articleKapuskersin TNI Terima Delegasi CDSS Australia
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.