Home Berita . Warga Lombok Diaspora Gelar Kampanye Wisata

. Warga Lombok Diaspora Gelar Kampanye Wisata

Puluhan warga lombok diaspora sejabodetabek ikuti kampanye wisata di bundaran hotel indonesia jakarta pusat, 25 september 2022.

Kampanye wisata itu didasari semangat berkontribusi membangun NTB, kata Ketua Umum Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO) Karman BM kepada media.

“Kami warga lombok di rantauan ini ingin berkontribusi dalam mentriger aktifitas ekonomi di kampung kami, NTB. Melalui event kampanye ini salah satu caranya” kata pemuda yang ditunjuk mimpin HIMALO 28 agustus lalu.

“Melalui event ini, kami bermaksud ikut mengenalkan dan mensosialisasikan kembali potensi wisata di pulau lombok dan sumbawa. Seperti pantai, gunung dan sebagainya. Kita punya wisata bawah laut di Gili bagi yang hooby diving, punya gunung rinjani dan gambora bagi yang senang hiking, dan ada lomba motor internasional di mandalika dan lain sebagainya” tambah karman.

Di tempat yang sama ketua panitia Lalu Suherman menyampaikan kegiatan ini merupakan inisiatif himalo, namun demikian tetap dapat dukungan dan pemprov NTB.

“Kami akan lakukan acara seperti ini akan kami lakukan lagi beberapa waktu ke depan. Akan sering insya Alloh” tutup Lalu Herman.

Kampanye Wisata bertajuk “Ayo datang ke Lombok & Sumbawa (NTB)” itu diikuti oleh puluhan masyarakat lombok di jabodetabek. Tampak hadir juga ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB Taufik Hidayat, Mantan Bupati Lombok Utara TGH. Najmul Akhyar dan mantan sekjen PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sabolah Al Kalamby.

Acara dirangkai dengan jalan santai sepanjang jalan MH Tamrin – Bundaran HI, dan dimeriahkan dengan Gong musik lombok Gendang Beleq.

Previous articleJelang Patroli Bersama Dengan Australia, KN Pulau Dana-323 Lakukan Pengecekan Kapal
Next articleCerianya Anak-Anak Papua Saat Personel Satgas Yonif 126/KC Ajak Anak-Anak Bermain Di Sungai
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.