Home Berita Hasan Masat : Stop Pengunaan Rumah Sakit Dan Tempat...

Hasan Masat : Stop Pengunaan Rumah Sakit Dan Tempat Pelayanan Publik Pemerintah Untuk Tempat Isolasi Covid-19

Mataram – sumbawanews.com,–  Dengan bannyaknya tenaga kesehatan (medis) bersentuhan dengan pasien covid ikut terpapar Hasan Masat menilai pemerintah  perlu mengambil langkah cermat dalam penangganan wabah.
-“Jika tenaga tenaga medis juga telah menjadi salah satu transmisi lokal maka akan membangun ketidakpercayaan sikap was was pada masyarakat sehingga menjauhi sakit dan puskesmas padahal mereka butuh perawatan dalam penyakit selain covid” papar Hasan Masat.

Karena itu tambahnya, pemerintah sebaiknya bagi para tenaga medis atau yang bertugas pada bagian isolasi harusnya petugas petugas tersebut ikut “terisolasi” artinya mereka tidak boleh keluar tempat isolasi selama masa isolasi pasien

Selain itu Hasan Masat menyqrankan pemerintah, perbanyak APD untuk tenaga medis bukan perbanyak masker. “Perhatikan makanan kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis” tegas Hasan Masat.

Lebih lanjut Hasan Masat menyarankan untuk isolasi sebaiknya  gunakanlah hotel hotel untuk melakukan isolasi, dan karyawan karyawan hotel dapat bekerja, tentunya dengan standar penanganan covid 19, dimana mereka tidak diperbolehkan pulang selama melayani para tenaga medis dan pasien.
“Mintalah prusahaan prusahaan besar untuk melakukan isolasi dengan gunakan hotel hotel bagi karyawannya, ini akan membuat sirkulasi ekonomi akan bisa bertahan.” Kata Hasan Masat.

Previous articleBAKAMLA RI GELAR HALAL BIHALAL HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H
Next articleBabinsa Jajaran Korem 162/WB Tetap Gencar Imbau Masyarakat Cegah Covid-19
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.