Home Berita Kepala Bakamla RI Hadiri Rapat Pembahasan Perkembangan Situasi Keamanan Laut Natura Utara

Kepala Bakamla RI Hadiri Rapat Pembahasan Perkembangan Situasi Keamanan Laut Natura Utara

sumbawanews.com,- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. menghadiri Rapat Khusus Tingkat Menteri Jajaran Kementerian Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2020).
Rapat ini membahas tentang situasi perkembangan Keamanan di Laut Natuna Utara, serta konsep strategi dan upaya pemecahannya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. dalam rapat memaparkan dinamika perkembangan situasi keamanan di perairan bagian barat paling utara tersebut, dan sekaligus mengemukakan tentang konsep Strategi Maritim Indonesia yg bertumpu pada 3 pilar utama yaitu Sustainable Presence at Sea, Sustainable Exploration the Sea dan Sustainable Trust Build by Sea.
Dalam diskusi juga disepakati perlunya sinergi yang lebih kuat antar penegak hukum di ZEEI yang diimplementasikan melalui patroli bersama dengan satu Kodal.
Rapat dipimpin oleh Menteri Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD. Pertemuan tingkat menteri ini juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan H. Prabowo Subianto, Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono, Kabarhakam Polri Komjen. Pol. Agus Andrianto, S.H., M.H. dan pejabat perwakilan dari Kementerian/Lembaga lainnya.
Previous articleBudaya Gotong Royong di Dapur Umum TNI-POLRI KSB, Tetap Pedomani Protokol Cegah Covid-19.
Next articleKamla Zona Maritim Timur Bagikan Ratusan Paket Sembako Bagi Nelayan
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.