Home Berita Olah Raga Persija Jakarta Tantang Persik Kediri di JIS dengan Modal Kemenangan Telak

Persija Jakarta Tantang Persik Kediri di JIS dengan Modal Kemenangan Telak

Sumbawanews.com,- Persija Jakarta akan menghadapi Persik Kediri di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Senin, 26 Oktober 2026, dalam laga lanjutan BRI Super League 2026/2027. Tim Macan Kemayoran bertekad mempertahankan tren kemenangan setelah menang telak 5-1 atas Arema FC pada 21 Oktober lalu, menyusul kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang pada 17 Oktober. Pelatih Shin Tae-yong mengakui lawan kali ini berbahaya, mengingat kedalaman skuad dan disiplin taktis Persik Kediri yang mampu menekan lawan dengan efektif. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental, sekaligus mengungkap kekhawatiran terhadap kondisi lapangan JIS yang baru saja digunakan untuk konser Avenged Sevenfold pada 10 Oktober 2026.

Kekuatan Persija bertambah dengan kembalinya Kyohei Yoshino dari cedera, yang kini masuk dalam daftar skuad utama. Di klasemen sementara, Persija masih memimpin puncak dengan 15 poin dari enam pertandingan (lima menang, satu seri), sementara Persik Kediri berada di posisi ketujuh dengan 10 poin (tiga menang, satu seri, dua kalah). Shin menegaskan bahwa kemenangan hanya bisa diraih oleh tim yang benar-benar siap, baik secara teknis maupun psikologis. Kondisi rumput di JIS menjadi perhatian utama pelatih asal Korea Selatan itu, karena ia yakin kualitas lapangan akan berdampak langsung pada performa pemain.

Laga ini bukan hanya soal poin, tapi juga ujian ketahanan mental menjelang fase penting musim. Persija berusaha menjaga jarak dari kejaran tim-tim di belakang, sementara Persik Kediri berambisi memperbaiki posisi di papan tengah. Dengan skuad yang mulai pulih dan motivasi tinggi, Macan Kemayoran siap menghadapi tantangan dari tim yang dikenal tangguh di laga tandang.

Previous articleRepublik Vietnam Resmi Berdiri Setelah Referendum Kontroversial
Next articleMbappe Terus Mengejar Raphinha dalam Perburuan Top Skor La Liga