Sumbawanews.com,- Manchester United resmi menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford pada Minggu (25/10) malam WIB, memperpanjang rentetan tanpa kemenangan menjadi delapan pertandingan di semua kompetisi. Kegagalan ini memperburuk krisis di klub, dan pelatih Michael Carrick diperkirakan akan segera dipecat dalam beberapa hari ke depan. Sejak awal musim, Setan Merah hanya mampu meraih satu kemenangan dari delapan laga di Liga Inggris, sementara performa buruk di lapangan memicu ketidakpuasan terbuka dari pemain kunci seperti Bruno Fernandes dan Lisandro Martínez.
Fernandes, yang sempat mempertanyakan pendekatan taktis Carrick setelah kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions, bahkan dicadangkan total saat menghadapi Bournemouth. Kondisi ini memperkuat tekanan pada manajemen untuk segera mengambil keputusan strategis. Dengan laga mendatang melawan Chelsea di Stamford Bridge pada 31 Oktober, MU diperkirakan akan diarsiteki oleh pelatih sementara atau pengganti baru, bukan Carrick.
Kekalahan ini bukan sekadar kegagalan teknis, tapi simbol dari runtuhnya stabilitas di seluruh struktur klub. Media Inggris, The Standard, melaporkan bahwa keputusan pemecatan Carrick sudah dalam tahap final dan kemungkinan besar akan diumumkan dalam waktu dekat. Tanpa kemenangan, tanpa kepercayaan, dan tanpa arah jelas, Manchester United kini berada di titik terendah dalam dekade terakhir.















