Sumbawanews.com,- Kementerian Luar Negeri RI mengimbau seluruh warga negara Indonesia di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul serangan rudal dan drone yang menargetkan bandara strategis pada 6–9 Oktober 2026. Serangan tersebut, yang diklaim oleh kelompok Houthi di Yaman, menghantam Bandara Internasional Abha dan Bandara King Khalid di Riyadh, menewaskan tiga warga asing dan melukai 36 orang. Meski belum ada laporan WNI yang terdampak langsung, KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah terus memantau situasi keamanan dan berkoordinasi dengan komunitas WNI. Pemerintah Indonesia juga menyarankan WNI menghindari lokasi berisiko, membatasi perjalanan non-esensial, serta mengikuti arahan otoritas setempat dan perwakilan RI.















