Sumbawanews.com,- Dewan Hak Asasi Manusia PBB mengadopsi resolusi usulan Indonesia yang menekankan pentingnya akses setara anak terhadap makanan bergizi dalam sidang ke-63 di Jenewa, Selasa (6/10/2026). Resolusi berjudul “Enhancing equal access of children to adequate nutritious food” disepakati seluruh anggota dewan dan didukung lebih dari 80 negara, menjadi yang pertama sejak Dewan HAM PBB berdiri yang secara khusus membahas hak pangan anak. Indonesia bersama Bangladesh, Brasil, Kuba, Finlandia, Prancis, dan Rwanda menjadi kelompok pengusul utama, sambil memimpin proses negosiasi agar resolusi diterima tanpa keberatan. Resolusi ini mendorong negara-negara memperkuat kebijakan, terutama melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah, perlindungan anak di krisis kemanusiaan, serta penguatan kerja sama internasional untuk mendukung negara berkembang yang kesulitan menangani malnutrisi.
Resolusi menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak bukan sekadar isu kesehatan, tetapi bagian tak terpisahkan dari hak asasi manusia, yang berdampak langsung pada pertumbuhan fisik, kemampuan belajar, dan masa depan generasi. Indonesia, yang saat ini memegang presidensi Dewan HAM PBB, berhasil memperkuat perannya sebagai pemimpin dalam memajukan hak ekonomi, sosial, dan budaya di tingkat global melalui diplomasi yang inklusif dan berbasis bukti.















