Home Berita Nasional Kenya Catat Kematian Pertama Akibat Varian Ebola Bundibugyo

Kenya Catat Kematian Pertama Akibat Varian Ebola Bundibugyo

Sumbawanews.com,- Seorang warga negara Kenya yang tinggal selama tujuh tahun di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) meninggal dunia di Nairobi, menjadi kasus kematian pertama akibat varian Ebola Bundibugyo di Kenya. Pasien tersebut jatuh sakit sebulan lalu, dirawat di beberapa rumah sakit di RD Kongo, lalu naik pesawat pada Sabtu, 3 Oktober 2026, dan menjalani pemeriksaan rutin di bandara utama Nairobi sebelum dibawa kerabatnya ke rumah sakit di ibu kota. Menteri Kesehatan Aden Duale mengonfirmasi kasus ini sebagai yang pertama di Kenya.

Wabah Ebola yang sedang berlangsung di RD Kongo disebabkan oleh virus jenis Bundibugyo—varian yang jarang muncul dan hingga kini belum memiliki vaksin atau pengobatan yang disetujui. Lebih dari 4.000 orang telah meninggal akibat wabah ini di RD Kongo sepanjang tahun ini, menjadikannya wabah paling mematikan kedua dalam sejarah penyakit tersebut. Sebelumnya, Uganda juga mengalami wabah yang menewaskan dua orang, tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan negara itu bebas dari Ebola pada Agustus 2026 setelah 42 hari tanpa kasus baru. Hingga kini, semua kasus Ebola yang tercatat masih terbatas di RD Kongo.

Virus Ebola menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, seperti darah atau muntahan.

Previous articleEks Kepala Intelijen Jerman Ditangkap Diduga Jual 2.000 Dokumen Rahasia
Next articleTimnas Indonesia Juara ASEAN Cup, tapi Ranking FIFA Tak Naik