Sumbawanews.com,- Iran telah meningkatkan tingkat kewaspadaan militer ke level tertinggi, menyusul asesmen bahwa serangan baru dari Amerika Serikat masih mungkin terjadi. Teheran telah menyiapkan rencana respons militer menyeluruh di udara, darat, dan laut, dengan fokus pada aset Angkatan Laut AS di Teluk Persia hingga Laut Arab. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, mengatakan pihaknya telah menguji coba rudal multi-hulu ledak anti-kapal di dekat kapal perang dan kapal induk AS, serta menegaskan bahwa respons berikutnya akan meluas hingga menargetkan kepentingan komersial dan perusahaan asing di Timur Tengah. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump membatalkan sebagian rencana kunjungannya ke Camp David, sebuah langkah yang dianggap sebagai respons terhadap eskalasi ketegangan tersebut. Rezaei menegaskan bahwa secara praktis, perang belum berakhir, dan Iran terus mengejar strategi untuk mengakhiri konflik sesegera mungkin.















