Home Berita Internasional Tanah Papua Terus Berdarah, 59 Sipil Tewas dalam Konflik Bersenjata Tahun Ini

Tanah Papua Terus Berdarah, 59 Sipil Tewas dalam Konflik Bersenjata Tahun Ini

Sumbawanews.com,- Komnas HAM melaporkan 59 warga sipil tewas dan 50 lainnya luka-luka akibat 42 peristiwa kekerasan bersenjata di Papua hingga semester pertama 2026. Konflik antara aparat keamanan dan kelompok separatis TPNPB-OPM semakin memperparah krisis kemanusiaan, dengan ribuan orang terpaksa mengungsi ke Jayapura, Mimika, Wamena, Sorong, dan Teluk Bintuni. Pekan lalu, para komisioner Komnas HAM bertemu Kantor Staf Kepresidenan dan mendesak Presiden Prabowo Subianto segera merumuskan kebijakan penanganan yang mampu menurunkan kekerasan dan memenuhi hak dasar pengungsi—termasuk akses terhadap tempat tinggal layak, kesehatan, dan pendidikan anak. Korban sipil terus berjatuhan: tiga aparatur sipil negara dibunuh di Jayawijaya, seorang sopir tewas di Jalur Trans Wamena, dan dua perempuan yang diculik di Distrik Jila pada 17 Agustus lalu ditemukan meninggal. TPNPB-OPM tetap menyatakan seluruh Papua sebagai zona perang dan menuntut warga non-Papua meninggalkan tanah itu.

Previous articleTimnas Indonesia Terancam Kehilangan Tujuh Pemain Kunci Jelang ASEAN Cup 2026
Next articlePersib Menang di Seoul, Indonesia Naik ke Peringkat 9 AFC