Sumbawa Barat, sumbawanews.com — Warga Desa Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, turut memeriahkan kegiatan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang digelar pada 23 Agustus.
Dalam kegiatan tersebut, warga Desa Mantun tampil dengan beragam busana tradisional dan membawa sebuah baliho bertuliskan “SASAmbo — Sasak, Samawa, Mbojo: Berbeda Budaya, Satu Persaudaraan, Satu Indonesia.”
Baliho tersebut menampilkan representasi tiga budaya besar yang hidup di Pulau Sumbawa dan sekitarnya, yakni Sasak, Samawa, dan Mbojo. Pesan persatuan tersebut menjadi bagian dari semangat warga dalam mengikuti rangkaian karnaval kemerdekaan.
Selain menjadi bagian dari kreativitas peserta, kehadiran baliho “SASAmbo” juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga persaudaraan di tengah keberagaman budaya masyarakat.
Busana yang dikenakan para peserta semakin memperkuat nuansa budaya dalam karnaval. Warga tampil dengan pakaian tradisional serta aksesori khas, menciptakan suasana meriah sekaligus memperlihatkan keberagaman budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumbawa Barat.
Kegiatan karnaval HUT RI ke-81 ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan sekaligus mempererat silaturahmi antarmasyarakat.
Melalui tema “Berbeda Budaya, Satu Persaudaraan, Satu Indonesia”, warga Desa Mantun ingin menunjukkan bahwa keberagaman bukan menjadi penghalang untuk bersatu, tetapi menjadi kekayaan yang dapat memperkuat rasa kebersamaan sebagai sesama anak bangsa.
Warga Desa Mantun, Kecamatan Maluk, membawa baliho “SASAmbo — Sasak, Samawa, Mbojo” saat mengikuti karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia, 23 Agustus.















