Sumbawanews.com,- Real Madrid meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Elche dalam laga pekan kelima La Liga, setelah Carlos Espi mencetak gol penentu di menit ke-93. Meski unggul 2-0 lebih awal, tim tamu kehilangan kendali dalam 20 menit terakhir dan harus menelan dua gol balasan dari tuan rumah. Kemenangan ini menyelamatkan posisi Madrid di puncak klasemen, sejajar dengan Barcelona yang masih memiliki satu laga tertunda.
Pelatih Jose Mourinho mengakui timnya melakukan sejumlah kesalahan strategis dan mental yang hampir berbuah bencana. “Masalahnya jelas bagi saya. Sulit memahami mengapa hal ini terjadi, tapi mudah dilihat bahwa ada laga yang terasa sudah selesai—padahal belum,” ujarnya dalam konferensi pers pasca-laga. Mourinho menyesalkan ketidakmampuan Madrid memanfaatkan tiga hingga lima peluang emas untuk mengakhiri pertandingan lebih awal. “Ketika gagal menghabisi lawan, kami berubah dari dominan menjadi lengah. Kami membiarkan situasi berjalan tanpa kendali.”
Di tengah tekanan psikologis akibat kebobolan dua gol dalam waktu singkat, Madrid sempat terlihat goyah. Sementara itu, Elche—dengan semangat tinggi di depan pendukungnya yang antusias—bermain dengan kegigihan luar biasa, hampir menyulap kekalahan menjadi kemenangan epik. “Stadion seperti ini di Spanyol selalu penuh suporter luar biasa. Mereka bertarung sampai detik terakhir, dan laga benar-benar terbuka,” kata Mourinho.
Namun, di saat-saat kritis, Carlos Espi bangkit sebagai pahlawan. Golnya di injury time membalikkan keadaan dan memastikan Madrid pulang dengan tiga poin berharga. “Dalam situasi sulit, dengan tekanan besar untuk tidak kehilangan angka, tim mampu bangkit dan meraih kemenangan. Itu hal yang sangat penting,” tambahnya.
Dengan kemenangan ini, Real Madrid mengumpulkan 15 poin dari lima pertandingan, sama dengan Barcelona yang belum menjalani laga pekan keenam.















