Sumbawanews.com,- Pemerintah Amerika Serikat berencana menyalurkan paket persenjataan senilai 2,8 miliar dolar AS kepada Israel, yang mencakup 40 ribu bom berdaya ledak tinggi, dalam upaya memperkuat kapasitas militer negara tersebut di tengah kritik internasional atas operasi di Gaza. Paket yang belum difinalisasi itu terdiri dari 20 ribu bom Mk84 seberat 907 kg dan 20 ribu bom BLU-117, keduanya merupakan senjata jatuh bebas dengan hambatan rendah yang digunakan Angkatan Bersenjata AS. Sebagian bom dirancang untuk menembus target di bawah tanah, sementara lainnya meledak di permukaan untuk menyebabkan kerusakan luas. Pendanaan sebagian besar akan berasal dari skema bantuan militer luar negeri AS, di mana uang pajak Amerika digunakan untuk membeli senjata dari produsen dalam negeri dan disalurkan ke Israel. Kongres AS telah diberi tahu secara informal mengenai rencana ini.
Foto: EPA/ALAA BADARNEH — Pasukan Israel bersiap meledakkan bahan peledak di rumah warga Palestina yang syahid, Farouq Ramadan, di desa Tell, dekat kota Nablus di Tepi Barat, pada 11 Agustus 2026.















