Sumbawanews.com,- Operasi pencarian delapan orang yang hilang kontak di Selat Sunda memasuki hari ketujuh, dengan tim gabungan memperluas wilayah pencarian di perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Pencarian yang dimulai sejak Senin, 7 September 2026, kini melibatkan kekuatan laut, udara, dan darat secara terkoordinasi untuk menemukan speedboat yang mengangkut lima jurnalis dan tiga awak kapal. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyatakan seluruh sumber daya terus dioptimalkan meski hingga kini belum ditemukan jejak kapal. Pada hari keenam, tim menemukan jaket pelampung, terpal, dan galon di sekitar Pulau Sebesi, namun tidak ada tanda keberadaan kapal yang membawa korban. Kapal tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pukul 14.00 WIB pada 7 September, dan terakhir berkomunikasi pukul 18.13 WIB di kawasan Gunung Anak Krakatau sebelum hilang kontak.
Delapan korban yang belum ditemukan adalah Warta (kapten, 55 tahun), Surakman (ABK, 60 tahun), Heriyanto (pemandu, 49 tahun), M. Bagus Khoirunnas (pewarta foto Antara), Arie Basuki (pewarta foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (pewarta foto iNews.id, 43 tahun), Firdaus Wajidi (jurnalis Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance).















