Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027, Minggu (13/9/2026) pukul 19.00 WIB di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Tim asuhan Bernardo Tavares berusaha meraih kemenangan pertama musim ini setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bhayangkara FC di laga pembuka. Dengan dukungan penuh Bonek di kandang sendiri, Bajul Ijo optimistis bisa mengamankan tiga poin sekaligus memperbaiki performa setelah dua laga terakhir berakhir imbang.
Pelatih Tavares menekankan bahwa timnya harus menunjukkan keinginan lebih besar daripada lawan. “Kami harus bekerja keras dan menunjukkan di lapangan bahwa kami lebih menginginkan tiga angka daripada lawan. PSIM adalah tim yang sulit. Kalau kami tidak menunjukkan keinginan dan usaha yang lebih besar, akan sulit bagi kami untuk mendapatkan kemenangan,” ujarnya dikutip dari situs resmi klub. PSIM, yang baru saja menahan imbang Persita 1-1 di laga sebelumnya, datang dengan semangat memperbaiki catatan kandang yang belum stabil.
Susunan pemain Persebaya diprediksi menggunakan formasi 4-3-3: Ernando Ari di bawah mistar, di belakang Arief Catur, Yuran Fernandes, Walber Mota, dan Jefferson Silva. Di lini tengah, Rachmat Irianto, Risto Mitrevski, dan Francisco Rivera menjadi penghubung, sementara lini depan diisi Saddil Ramdani, Yann Mabella, dan Miguel Pereira. Sementara itu, PSIM Yogyakarta diperkirakan tampil dengan formasi 4-2-3-1: Cahya Supriadi sebagai kiper, diapit Raka Cahyana, Ramos Mingo, Jop van der Avert, dan Ondrej Rudzan. Ze Valente dan Adrian Purzycki menjadi double pivot, dengan Ezequiel Vidal, Savio Sheva, dan Riyatno Abiyoso mendukung Adrian Dalmau sebagai penyerang tunggal.
Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya unggul dengan tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Kemenangan terakhir mereka atas PSIM terjadi pada 25 Januari 2026 dengan skor 3-0 di Yogyakarta. Namun, di laga terakhir keduanya pada 8 Agustus 2025, PSIM menang 1-0 di Surabaya, menjadi pengingat bahwa pertandingan ini tak bisa dianggap remeh.
Performa terkini Persebaya menunjukkan ketahanan: dua kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir. Mereka menang atas Penang (1-0), Arema FC (1-0), dan Port FC (2-1), tetapi bermain imbang melawan Bhayangkara dan Persib. Sementara PSIM menunjukkan tren fluktuatif: dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan dalam lima laga terakhir, termasuk kekalahan 3-1 dari Arema dan kekalahan 1-0 dari Persib.
Laga ini bisa disaksikan secara live streaming melalui Vidio.com dengan link resmi yang tersedia. Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga soal harga diri dua klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia.















