Sumbawanews.com,- Arsenal meraih kemenangan 2-0 atas Sunderland dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (13/9/2026) dini hari WIB, di Stadium of Light. Namun, kemenangan itu tercoreng oleh kontroversi keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Arsenal saat skor masih 0-0. Pelatih Mikel Arteta mengecam keputusan itu sebagai sesuatu yang “tidak bisa diterima,” bahkan setelah menonton ulang kejadian tersebut hingga 20 kali.
Keputusan penalti diberikan wasit John Brooks setelah wasit menganggap Ezri Konsa menjatuhkan Daniel Ballard saat Sunderland melakukan lemparan panjang ke kotak penalti. Rekaman ulang menunjukkan bahwa kedua pemain saling memegang baju satu sama lain sebelum Ballard jatuh sambil menarik Konsa. Meski kontak timbal balik jelas terlihat, VAR tetap mendukung keputusan wasit. Arteta mengecam keras intervensi VAR, menyebutnya sebagai keputusan yang bisa mengubah arah musim dan mengalihkan fokus dari permainan indah yang ditampilkan kedua tim.
Penalti itu dieksekusi oleh Enzo Le Fee, tetapi David Raya berhasil membendungnya. Tak lama setelah kegagalan eksekusi itu, Arsenal memecah kebuntuan di menit ke-58 lewat tembakan jarak jauh Bruno Guimaraes. Di injury time, Bukayo Saka mengamankan kemenangan dengan mencetak gol dari titik putih setelah wasit memberikan penalti kedua kepada Arsenal.
Arteta menegaskan bahwa ia tidak menemukan alasan logis atas keputusan pertama itu. “Saya benar-benar tidak menemukan penjelasannya. Karena itu, saya akan berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya. Ia berharap perhatian tidak teralihkan dari kualitas permainan, kerja keras tim, dan dinamika liga yang semakin ketat.
Dengan kemenangan ini, Arsenal naik ke puncak klasemen Liga Inggris. Sementara itu, Sunderland tetap tanpa poin setelah tiga laga beruntun tanpa kemenangan.














