Sumbawanews.com,- Como akan menjalani laga debut sejarah di Liga Champions 2026/2027 melawan RB Leipzig pada Jumat (11/9/2026) dini hari WIB di Stadio Sinigaglia, setelah 70 tahun absen dari kompetisi Eropa. Pelatih Cesc Fabregas menegaskan bahwa meski momen ini istimewa bagi klub dan kota, ia menolak meromantisasi laga ini dan menekankan fokus pada tiga poin seperti pertandingan biasa. Como menjadi salah satu dari empat wakil Serie A di musim ini, sekaligus tim debutan yang langsung diuji oleh lawan berpengalaman di Eropa. Fabregas menekankan bahwa keberhasilan di laga ini bukan sekadar soal emosi, tapi langkah strategis untuk menempatkan Como di papan atas kompetisi.
Stadio Sinigaglia, yang baru saja direnovasi memenuhi standar UEFA, diprediksi penuh sesak oleh suporter yang memadati tribun demi menyaksikan sejarah. Antusiasme warga Como bahkan sampai membuat CEO Mirwan Suwarso membagikan tiket utama kepada para lansia sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan mereka. Namun, Fabregas memperingatkan bahwa euforia berlebihan bisa menjadi beban bagi tim pendatang baru. RB Leipzig, yang rutin tampil di kompetisi Eropa, diakui sebagai lawan tangguh yang tak bisa diremehkan.
“Laga besok sama saja seperti lainnya, kami harus menang, seperti di laga-laga lainnya. Saya mengerti klub dan kota ini begitu emosional, tapi kami harus mengingat juga bahwa besok cuma pertandingan sepakbola,” ujar Fabregas, seperti dikutip Football Italia. Ia menambahkan, kehadiran di UCL bukan akhir dari mimpi, tapi awal dari perjalanan panjang yang butuh ketenangan dan disiplin. Dengan keyakinan penuh, Fabregas menargetkan Como tidak hanya bertahan, tapi berkembang di panggung tertinggi Eropa.















