Home Berita Nasional Menembus Sungai dan Pegunungan demi Bantuan Gempa NTT

Menembus Sungai dan Pegunungan demi Bantuan Gempa NTT

Sumbawanews.com,- Muhammad Rafki Razif Kiransyah, relawan Hands Foundation, telah 24 hari berada di Nusa Tenggara Timur untuk mendistribusikan bantuan kepada korban gempa. Ia menempuh perjalanan berjam-jam melalui jalan berbatu, sungai, dan kawasan pegunungan yang tak bisa dijangkau kendaraan biasa, demi sampai ke wilayah terpencil seperti Elar, Manggarai Timur. Perjalanan dari Reok ke Ruteng, lalu ke Elar, dan akhirnya ke titik terdampak memakan waktu hingga tujuh jam. Dalam salah satu misi, ia mengalami kecelakaan motor trail saat melintasi sungai dan jalan berbatu, mengakibatkan luka di tangan kanan, tangan kiri, kaki kiri, dan lutut kiri, namun tetap melanjutkan tugas setelah mendapat penanganan di posko kesehatan.

Keterbatasan bahan bakar menjadi tantangan utama dalam pendistribusian, sehingga tim harus merencanakan rute dengan cermat. Rafki bersama tim menggunakan empat mobil pikap dan satu truk untuk mengangkut beras, air mineral, selimut, tenda, terpal, dan obat-obatan, dengan air mineral menjadi kebutuhan paling kritis. Selain logistik, ia juga terlibat dalam kegiatan trauma healing bersama Rangkul Foundation, Niqab Squad, dan Fruit Rave Journey untuk membantu anak-anak dan penyintas. Rafki, yang berangkat dari Jakarta pada 17 Agustus 2026 dan tiba di Labuan Bajo siang harinya, merasakan langsung 14.236 gempa susulan yang tercatat hingga 10 September 2026. Meski terkejut dengan kekuatan guncangan, ia menegaskan bahwa kekhawatiran itu tidak menghentikan semangatnya untuk terus menyalurkan bantuan. Latar belakangnya sebagai jurnalis mendorongnya untuk turun langsung ke lapangan, demi memahami dan mengabadikan kisah nyata para penyintas.

Previous articleArsenal Menang Tipis 1-0 atas Napoli, Arteta: Seharusnya Bisa Lebih Telak
Next articleNetanyahu Tetap Kunjungi New York Meski Diincar Penangkapan