Sumbawanews.com,- Ethan Mbappe, gelandang Lille berusia 19 tahun, menerima kartu merah pertama dalam karier profesionalnya pada laga perdana Liga Champions musim 2026/2027, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB, di Decathlon Arena. Insiden terjadi saat ia menyikut bek Real Betis, Natan, setelah mendapat bisikan dari belakang. Wasit Georgi Kabakov langsung mengonfirmasi pelanggaran lewat VAR dan mengusirnya, membuat Lille bermain dengan 10 orang hingga akhir pertandingan. Tim tuan rumah akhirnya kalah 2-3 dari Real Betis, usai sempat unggul 2-1 di babak pertama lewat gol Ayase Ueda dan Alexsandro Ribeiro, sebelum Marc Bartra menyamakan kedudukan dan mencetak gol penentu, disusul Troy Parrott.
Usai laga, Ethan Mbappe secara terbuka meminta maaf melalui media sosial. Ia mengakui bahwa tindakannya tidak dapat diterima dan menjadi penyebab utama kekalahan timnya. “Saya ingin meminta maaf kepada rekan-rekan setim, staf pelatih, dan para penggemar atas tindakan yang tidak dapat diterima ini. Kekalahan ini sepenuhnya kesalahan saya dan saya bertanggung jawab penuh,” tulisnya. Ia juga menyesali telah menempatkan timnya dalam situasi sulit di kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Kekalahan ini bukan hanya pahit bagi Lille, tapi juga menjadi sorotan global karena hubungan Ethan dengan saudaranya, Kylian Mbappe. Real Betis pun tak melewatkan kesempatan untuk meledek, dengan mengunggah meme dari film *The Revenant* yang menampilkan pria ketakutan, disertai keterangan: “Setiap kali Mbappe mendengar kata-kata Real Betis Balompié.” Cuitan itu merujuk pada kekalahan Real Madrid 1-0 dari Betis akhir pekan sebelumnya, di mana Kylian gagal mengeksekusi penalti dan gagal menyelamatkan Los Blancos.
Dengan kekalahan ini, Lille terpuruk di posisi terbawah grup, sementara Real Betis meraih poin penuh dan memperkuat reputasi mereka sebagai tim yang sulit dikalahkan di Eropa—bahkan mengalahkan dua raksasa dalam dua pekan berturut-turut: Real Madrid dan sekarang Lille.















