Home Berita Olah Raga Lamine Yamal Dinobatkan sebagai Calon Ballon d’Or 2026 oleh Dua Pelatih Top...

Lamine Yamal Dinobatkan sebagai Calon Ballon d’Or 2026 oleh Dua Pelatih Top Eropa

Sumbawanews.com,- Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dan pelatih Feyenoord, Giovanni van Bronckhorst, sepakat bahwa Lamine Yamal berhak meraih gelar Ballon d’Or 2026. Pernyataan itu mereka sampaikan usai laga Liga Champions Eropa 2026/2027 antara Barcelona dan Feyenoord di Stadion Camp Nou, Kamis (10/9) dini hari WIB, yang berakhir dengan kemenangan 5-1 bagi tuan rumah. Yamal menjadi bintang lapangan dengan mencetak satu gol dari tendangan bebas memukau dan memberikan dua assist kepada dua pemain berbeda.

Flick, yang memimpin Barcelona sejak musim ini, tak ragu menyebut Yamal sebagai pemain luar biasa yang memenuhi semua kriteria untuk menjadi yang terbaik di dunia. “Dia pemain saya, dia pantas mendapatkan Ballon d’Or. Bagi saya, dia luar biasa. Kita bisa melihatnya di setiap laga. Dia pantas mendapatkannya,” ujar Flick dalam jumpa pers, seperti dikutip dari Marca.

Van Bronckhorst, legenda sepak bola Belanda yang pernah membela tim nasional dan klub-klub top Eropa, memberi pujian setinggi langit. Ia membandingkan gaya bermain Yamal dengan legenda Barcelona, Lionel Messi dan Ronaldinho. “Di usianya, dia telah memenangkan segalanya. Para penggemar mencintainya. Dia bisa memenangkan Ballon d’Or. Saya melihatnya seperti Messi dan Ronaldinho,” kata Van Bronckhorst. Ia menambahkan, “Dia bisa memenangkannya. Pertanyaannya adalah kapan,” mengisyaratkan bahwa penghargaan tertinggi individual itu kemungkinan besar akan datang di masa depan, bukan tahun ini.

Performa Yamal yang matang di usia muda, ditambah kecerdasan teknis dan dampaknya dalam kemenangan telak Barcelona, semakin memperkuat narasi bahwa ia bukan sekadar bakat masa depan, tapi calon penguasa sepak bola dunia dalam beberapa tahun mendatang.

Previous articleBarcelona Hancurkan Feyenoord 5-1, Van Bronckhorst: Mereka Tim Terbaik Dunia
Next articleArsenal Menang Tipis 1-0 atas Napoli, Odegaard Pecah Kebuntuan