Sumbawanews.com,- Petugas gabungan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), BPBD, serta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyemprotkan air ke sejumlah ruas jalan utama di Jakarta untuk menekan debu akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Operasi dilakukan di kawasan Monumen Nasional, Tugu Tani, hingga Jalan Jenderal Sudirman, dengan menggunakan armada pemadam kebakaran guna mencegah partikel debu kembali beterbangan akibat angin atau lalu lintas kendaraan. Langkah ini diambil menyusul erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama sekitar 25 jam yang menyebabkan abu vulkanik mencapai wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor. Pemerintah terus memantau kualitas udara, dengan indeks kualitas udara di Jakarta mencapai 109 AQI US pada pukul 07.00–08.00 WIB, sementara Bandara Soekarno-Hatta sempat ditutup sementara dari pukul 01.30 hingga 05.30 WIB pada 6 September 2026 karena indikasi abu vulkanik di area bandara.















