Sumbawanews.com,- Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kuala Lumpur menegaskan tidak pernah berupaya menentukan pemimpin politik Malaysia, menyusul klaim dari tokoh PAS yang menyatakan perwakilan AS pernah menanyakan calon perdana menteri pada 2014. Pernyataan ini disampaikan Kuasa Usaha AS David H. Gamble Jr. melalui keterangan resmi, menolak semua tuduhan bahwa pihaknya ikut campur dalam proses politik domestik Malaysia. Klaim tersebut muncul setelah Presiden PAS Tan Sri Abdul Hadi Awang mengatakan dalam pidato Muktamar ke-72 pada 6 September 2026 bahwa perwakilan AS pernah menanyakan siapa calon PM yang diusulkan PAS saat masih bergabung dalam Pakatan Rakyat. Hadi menyebut nama Tun Dr Mahathir Mohamad sempat disebut dalam pertemuan itu dan mendapat persetujuan, namun Takiyuddin Hassan dan Ahmad Samsuri Mokhtar, yang juga terlibat dalam pertemuan tersebut, membantah bahwa pembahasan melampaui pertanyaan seputar rencana menjatuhkan pemerintahan Barisan Nasional. Kedubes AS menegaskan hubungan bilateral dengan Malaysia tetap berfokus pada kerja sama strategis tanpa intervensi dalam urusan internal.















