Sumbawanews.com,- Bursa transfer musim panas 2026 resmi ditutup pada Rabu, 2 September 2026, dengan sejumlah klub Liga Inggris mencatatkan pendapatan fantastis dari penjualan pemain. Chelsea memimpin daftar dengan total pendapatan 447,8 juta Euro (Rp9,21 triliun), dipimpin oleh penjualan Enzo Fernández ke Manchester City senilai 145 juta Euro. Di posisi kedua, Aston Villa menghasilkan 360,25 juta Euro (Rp7,41 triliun), termasuk dari penjualan Morgan Rogers ke Chelsea seharga 138 juta Euro, dan menjadi klub dengan keuntungan bersih terbesar setelah mencatat laba 60,05 juta Euro (Rp1,24 triliun).
Manchester City menempati urutan ketiga dengan pendapatan 337,02 juta Euro (Rp6,93 triliun), sebagian besar dari penjualan Savinho ke Tottenham Hotspur senilai 87,7 juta Euro. Namun, The Citizens mengalami kerugian bersih 189,2 juta Euro (Rp3,89 triliun) akibat belanja besar-besaran senilai 526,2 juta Euro untuk sembilan pemain baru. Newcastle United mencatat pendapatan 279,1 juta Euro (Rp5,74 triliun), terutama dari transfer Sandro Tonali ke Tottenham seharga 108 juta Euro, tetapi harus menanggung kerugian 33,9 juta Euro (Rp697,4 miliar) setelah menghabiskan 313 juta Euro untuk delapan rekrutan.
Brighton & Hove Albion kembali menunjukkan keahlian dalam manajemen transfer dengan pendapatan 192,15 juta Euro (Rp3,95 triliun), dipimpin oleh penjualan Carlos Baleba ke Manchester United senilai 75,9 juta Euro. Meski mendatangkan sembilan pemain senilai 165,6 juta Euro (Rp3,40 triliun), The Seagulls tetap meraih keuntungan bersih 26,65 juta Euro (Rp548,3 miliar), menjadi satu-satunya klub di lima besar yang mencatatkan laba tanpa menghabiskan dana lebih dari 200 j















