Sumbawanews.com,- Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, bertemu sejumlah aktivis dari Pati, termasuk Supriyono alias Botok, di Lembur Pakuan, Subang, pada 2 September 2026. Pertemuan itu terjadi setelah Botok memimpin aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR untuk mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset. Dedi memuji gerakan moral yang dipimpin Botok sebagai pengingat bagi penyelenggara negara agar taat pada konstitusi dan menjunjung supremasi hukum. Ia menegaskan harapannya agar RUU tersebut disahkan paling lambat 15 Desember 2026, dan menyatakan bahwa kemajuan ini adalah hasil perjuangan seluruh elemen bangsa yang komitmen terhadap keberlangsungan negara. Dalam kesempatan itu, Dedi dan rombongan juga meneriakkan yel-yel khas Pati, “Pati! Ora Sepele!”, dalam suasana yang penuh semangat.
Home Berita Nasional Gubernur Jabar Bertemu Aktivis Botok Pati, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset















