Home Berita Olah Raga Usman Nurmagomedov Buka Suara Usai Dituding Serang Song Yadong

Usman Nurmagomedov Buka Suara Usai Dituding Serang Song Yadong

Sumbawanews.com,- Usman Nurmagomedov angkat bicara setelah dituding hendak menyerang Song Yadong usai laga UFC Shanghai akhir pekan lalu, di mana saudaranya, Umar Nurmagomedov, kalah KO di ronde kedua. Saat Umar terjatuh tak berdaya di octagon, Song sempat melempar dua pukulan tambahan sebelum perayaan kemenangannya. Usman, yang melihat kejadian itu dari sisi ring, langsung melompat ke dalam octagon untuk memastikan keselamatan sang adik. Dalam momen itu, ia berbenturan dengan Song yang sedang berkeliling octagon, dan kamera menangkap gerakan seolah Usman hendak melemparkan spinning elbow—namun ia menahan diri dan fokus membantu Umar.

Usman menolak tudingan bahwa ia bermaksud menyerang Song. Dalam unggahan media sosialnya, ia menyatakan bahwa semua yang terjadi adalah takdir Tuhan. “Hanya apa yang telah digariskan bagi kita yang akan menimpa kita. Dalam situasi apa pun—Alhamdulillah. Orang-orang membesar-besarkan hal ini menjadi tragedi luar biasa; mereka seharusnya tenang saja,” ujarnya. Ia menambahkan, “Jika saya memang ingin memukulnya, saya pasti sudah memukulnya.”

Lebih jauh, Usman menyindir para kritikus yang menganggap tindakannya sebagai agresi, dengan menyebut mereka penuh kebencian dan iri hati. “Kalian orang-orang yang penuh kebencian, picik, dan iri hati—masalah kalian adalah kalian tidak pernah merasakan, dan tidak akan pernah merasakan, kasih sayang serta pengertian dalam keluarga. Jika kalian tidak tahu apa artinya seorang saudara bagi saudaranya, maka bukan saya yang patut dikasihani, melainkan diri kalian sendiri.”

Kekalahan Umar Nurmagomedov menjadi kejutan besar bagi tim Eagle MMA, yang dipimpin Khabib Nurmagomedov, karena Umar dianggap sebagai salah satu petarung paling menjanjikan di kelas ringan. Song Yadong sendiri meraih kemenangan spektakuler dengan KO di ronde kedua, memperkuat posisinya sebagai salah satu ancaman utama di divisi tersebut. Insiden pasca-laga pun menjadi perhatian global, memicu perdebatan tentang batas antara emosi olahraga dan etika pertandingan.

Previous articleEmiliano Martínez Gabung Chelsea, Targetkan Juara Premier League
Next articleChelsea Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Termahal dalam Sejarah Premier League