Sumbawanews.com,- Relawan Ahmad Zaki Ali, founder Yayasan Gerak Bareng, meninggal dunia saat sedang mendistribusikan bantuan bagi korban gempa di Desa Satar Padut, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Ia tiba-tiba kehilangan kesadaran di dalam mobil pada pukul 14.00, setelah mengucapkan “Astagfirullah”, dan meninggal sekitar pukul 16.40 setelah menjalani upaya resusitasi selama tujuh siklus CPR di posko medis setempat. Ahmad Zaki telah berada di lokasi bencana selama enam hari tanpa keluhan sakit, terus aktif menyalurkan 30 paket bantuan bersama rekan relawan dari Tim Hands Foundation, Muhammad Rafki Razif Kiransyah, meski harus bermalam di masjid dan wilayah terpencil. Tim medis dan warga setempat berupaya menyelamatkannya, namun takdir berkata lain.















