Sumbawanews.com,- Clement Vandenkerckhove, seorang penjual mobil asal Belgia, resmi menyandang gelar pangeran setelah Pangeran Laurent, adik Raja Philippe, mengakui dirinya sebagai putra kandung berdasarkan hasil tes DNA. Pengakuan ini diumumkan pekan ini setelah proses hukum sederhana di balai kota, menutup perjalanan selama lebih dari satu dekade yang bermula saat Vandenkerckhove berusia 16 tahun. Ibu kandungnya, Wendy Van Wanten, mengungkapkan bahwa ayahnya adalah Pangeran Laurent, yang pernah menjalin hubungan dengannya pada 1990-an. Setelah menghubungi Laurent enam bulan lalu, keduanya menjalani tes DNA bersama di rumah sakit, dan hasilnya memastikan hubungan darah mereka.
Meski mendapat gelar pangeran, Vandenkerckhove tidak akan menerima tunjangan kerajaan, tidak diwajibkan menjalankan tugas resmi, dan tidak memiliki hak atas takhta Belgia. Ia juga berhak menggunakan nama keluarga Saxe-Coburg, tetapi memilih tetap mempertahankan nama Vandenkerckhove sebagai bentuk penghormatan kepada ibunya. Gelar ini membuatnya setara dengan tiga saudara kandung Laurent dari pernikahannya dengan Putri Claire: Putri Louise, Pangeran Nicolas, dan Pangeran Aymeric, dalam hal hak atas harta pribadi sang ayah.
Kisah ini bukan yang pertama terjadi dalam keluarga kerajaan Belgia. Ayah Pangeran Laurent, yang kini berusia 92 tahun, sebelumnya juga mengakui Delphine Boel sebagai putrinya dari hubungan di luar pernikahan pada 2020, yang kemudian menerima gelar putri dan menggunakan nama Delphine de Saxe-Coburg.















