Sumbawanews.com,- Johor Darul Ta’zim (JDT) berpeluang besar mencatatkan sejarah sepak bola global pada 21 Agustus 2026, saat menghadapi Kuching City FC dalam laga pembuka Liga Super Malaysia 2026-2027. Jika meraih hasil imbang atau kemenangan, tim asuhan Xisco Muñoz akan memecahkan rekor dunia 108 laga tanpa kekalahan yang selama ini dipegang ASEC Mimosas dari Pantai Gading. Rekor legendaris itu, yang berlangsung dari 1989 hingga 1994, kini berada di ambang kehancuran setelah JDT berhasil menjaga ketak terkalahannya selama 108 pertandingan berturut-turut di kompetisi domestik sejak April 2021.
Kekalahan terakhir JDT di liga domestik terjadi pada April 2021, saat takluk 0-1 dari Terengganu FC. Sejak saat itu, The Southern Tiger menjadi mesin konsistensi yang tak terbendung—menang, bertahan, dan mendominasi tanpa henti. Puncaknya terjadi pada 11 Mei 2026, ketika mereka menghancurkan lawan dengan skor telak 14-1, sekaligus mengukir kemenangan ke-108 dalam rangkaian tak terkalahkan itu. Konsistensi ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari manajemen berkelanjutan, strategi taktis, dan mentalitas juara yang terus dipupuk selama lebih dari satu dekade.
CEO JDT, Luis Garcia, yang pernah berkarier di Eropa, mengakui betapa langka dan sulitnya mempertahankan performa seperti ini. “Saya telah melihat banyak tim dominan di Eropa, tapi menjaga ketak terkalahan selama ratusan laga? Itu hampir mustahil,” ujarnya. Menurut Garcia, setiap lawan yang menghadapi JDT seolah sedang bermain di final—bukan hanya karena reputasi tim, tapi karena fakta bahwa JDT telah mengubah kemenangan menjadi kebiasaan.
Dengan stadion penuh penonton, semangat suporter yang tak terbendung, dan formasi tim yang semakin matang, JDT siap menjadi tim pertama dalam sejarah sepak bola modern yang mencatatkan 109 laga tanpa kekalahan di kompetisi domestik. Rekor ini bukan sekadar angka—ia adalah bukti nyata dari dominasi berkelanjutan, disiplin, dan kejeniusan manajemen yang mampu bertahan bahkan ketika semua orang berusaha menghentikannya.















