Sumbawanews.com,- Pada 18 Agustus 1945, sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) secara resmi memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Pemilihan ini menjadi fondasi pertama kepemimpinan negara yang baru merdeka, menetapkan dua tokoh utama pergerakan kemerdekaan sebagai pemimpin tertinggi bangsa. Keputusan itu diambil dalam rapat PPKI yang berlangsung di Jakarta, tanpa proses pemungutan suara terbuka, melainkan melalui kesepakatan para tokoh nasional yang hadir. Pemilihan ini menjadi momen krusial dalam pembentukan struktur pemerintahan Republik Indonesia yang pertama.
Selain peristiwa bersejarah itu, 18 Agustus juga dicatat dalam sejarah ilmiah dunia. Pada 1868, astronom Prancis Pierre Jules César Janssen dan ilmuwan Inggris Joseph Norman Lockyer secara bersamaan mendeteksi keberadaan gas helium saat mengamati spektrum Matahari. Helium, dengan simbol He dan nomor atom 2, merupakan unsur gas mulia yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Pada 1877, astronom Amerika Serikat Asaph Hall menemukan Phobos, satelit alami Mars yang mengorbit paling dekat dengan planet tersebut—hanya sejauh sekitar 6.000 kilometer dari permukaan Mars. Beberapa hari sebelumnya, Hall juga mengidentifikasi satelit lainnya, Deimos.















