Sumbawanews.com,- Pada 16 Agustus 1858, Ratu Victoria dari Inggris mengirim pesan telegraf pertama melintasi Atlantik kepada Presiden Amerika Serikat James Buchanan. Pesan yang memakan waktu 16 jam sampai di tujuan itu menandai terobosan komunikasi global, menggantikan pengiriman surat laut yang biasa memakan waktu lebih dari sepuluh hari. Balasan dari Buchanan pun dikirim kembali melalui jalur yang sama, menutup siklus komunikasi pertama antara dua negara besar melalui kabel bawah laut.
Kabel telegraf yang menghubungkan Pulau Valentia di Irlandia dengan Bull Arm di Newfoundland dipasang oleh kapal USS Niagara milik AS dan HMS Agamemnon milik Inggris. Dalam pesannya, Ratu Victoria menyampaikan selamat atas keberhasilan proyek tersebut dan berharap teknologi ini mempererat persahabatan serta membawa kemakmuran. Buchanan membalas dengan mengatakan bahwa kabel ini akan memberi manfaat lebih besar bagi umat manusia daripada kemenangan perang, dan ia pun berdoa agar hubungan antara Inggris dan AS semakin kuat.
Namun, kabel itu gagal beroperasi secara stabil hanya beberapa minggu setelahnya. Komunikasi transatlantik yang andal baru terwujud pada 1866, ketika kapal SS Great Eastern berhasil memasang kabel baru dari Valentia ke Heart’s Content di Newfoundland.















