Sumbawanews.com,- Pemain muda Aston Villa, Brian Madjo, mencuri perhatian saat timnya dikalahkan 1-2 oleh Paris Saint-Germain dalam laga Piala Super Eropa di Stadion Salzburg, Austria, pada Kamis dini hari, 13 Agustus 2026. Berusia 17 tahun dan berpostur 193 cm, Madjo menyamakan kedudukan untuk Villa lewat sundulan menjelang turun minum, setelah Khvicha Kvaratskhelia membawa PSG unggul lebih dulu pada menit ke-20. Kemenangan Les Parisiens dipastikan setelah Desire Doue mencetak gol penentu pada menit ke-61.
Madjo, yang memiliki tinggi dua sentimeter lebih tinggi dari Romelu Lukaku, menjadi sorotan bukan hanya karena kemampuan aerial-nya, tetapi juga kecepatan yang dianggap melebihi striker asal Belgia itu. Direktur Akademi Aston Villa, Delvin Skenderovic, secara terbuka membandingkan gaya bermain Madjo dengan Lukaku. “Saya pikir dia sangat mengingatkan saya pada Romelu Lukaku,” ujarnya. “Dia mampu menguasai bola dan kuat dalam duel udara. Namun, saya yakin Brian sedikit lebih cepat daripada Lukaku.”
Meski kalah, penampilan Madjo menjadi bukti bahwa generasi muda Aston Villa siap bersaing di panggung Eropa. Golnya menjadi satu-satunya tanduk tim asal Inggris yang mampu menembus pertahanan PSG, sekaligus menegaskan potensi besar pemain berusia belia itu sebagai masa depan lini depan Villa.















