Sumbawanews.com,- Legenda sepak bola Spanyol, Xavi Hernández, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Belanda pada Kamis, menggantikan Ronald Koeman yang mengundurkan diri setelah tim tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pengumuman resmi dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB), yang menandatangani kontrak bersama Xavi hingga Piala Dunia 2030. Pelatih berusia 46 tahun itu kembali ke dunia kepelatihan setelah hampir dua tahun absen, setelah meninggalkan Barcelona pada 2024.
Xavi menyebut kepercayaan KNVB sebagai kehormatan luar biasa, mengingat filosofi sepak bola Belanda—yang dipengaruhi oleh sosok-sosok seperti Johan Cruyff, Rinus Michels, Louis van Gaal, dan Frank Rijkaard—telah membentuk dasar permainannya sejak masa pemain hingga pelatih. Ia bahkan menyatakan dirinya sebagai “bagian dari produk sepak bola Belanda,” mengingat van Gaal yang memberinya debut di Barcelona dan Rijkaard yang membimbingnya sebagai pelatih muda. Ini bukan pertama kalinya Xavi menggantikan Koeman; pada 2021, ia mengambil alih Barcelona setelah Koeman dipecat, dan sukses membawa Blaugrana meraih gelar LaLiga 2022/23 dan Piala Super Spanyol 2023.
Kini, tugas berat menanti di depannya: membangkitkan semangat Oranje pasca kegagalan di Piala Dunia 2026. Xavi menekankan bahwa ia tertarik pada visi sepak bola Belanda yang menyerang, berbasis penguasaan bola, penuh kreativitas, gairah, dan keyakinan. Ia menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi target utama, namun harus dicapai melalui permainan yang atraktif dan dinikmati para suporter.
Sebelumnya, Xavi memulai karier kepelatihan bersama Al Sadd pada 2019, di mana ia meraih tujuh trofi. Setelah dua musim sukses di Barcelona, ia memilih jeda sejenak sebelum menerima tawaran KNVB—sebuah langkah yang dianggapnya sebagai kesempatan untuk membangun generasi baru sepak bola Belanda yang tak hanya menang, tapi juga menginspirasi.















