Sumbawanews.com,- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendataan Usaha Garam di Surabaya, Jawa Timur, dari 3 hingga 6 Agustus 2026, guna memperkuat kapasitas petugas dalam mengumpulkan, memvalidasi, dan memasukkan data produksi garam secara akurat. Kegiatan ini menjadi bagian strategis upaya mencapai swasembada garam pada 2027, dengan menekankan bahwa kualitas data menjadi fondasi utama pengambilan kebijakan, pengendalian impor, dan pengukuran capaian produksi. Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, menegaskan bahwa swasembada tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan peningkatan produksi, tetapi juga pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebanyak 187 peserta dari 10 provinsi sentra garam mengikuti pelatihan, termasuk 122 penyuluh perikanan dari enam Unit Pelaksana Teknis KKP dan 66 validator daerah, yang dibekali pemahaman metodologi pendataan, penggunaan instrumen KP-GARAM-B, serta proses input dan validasi melalui Portal Data KKP.
KKP Gelar Bimtek Tingkatkan Akurasi Data Pergaraman
Baca Juga:















