Sumbawanews.com,- Dalam 48 jam ke depan, FIFA akan mengumumkan kepastian peserta FIFA ASEAN Cup 2026, setelah status keikutsertaan India masih menunggu keputusan akhir. Pernyataan ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir usai rapat koordinasi persiapan turnamen di Kemenpora, Jakarta, Senin (10/8/2026). Indonesia sebagai tuan rumah Divisi 1 telah menetapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat sebagai venue utama, namun komposisi tim peserta belum final.
India, yang tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura, berpotensi absen karena bentrok jadwal dengan laga uji coba melawan Brasil di Kolkata pada 4 Oktober 2026. Federasi Sepakbola India (AIFF) dikabarkan ingin memprioritaskan pertandingan melawan tim tuan rumah Piala Dunia itu, bahkan mempertimbangkan mengirim tim cadangan. Namun, jika FIFA tidak mengizinkan penggunaan skuad kedua, India kemungkinan akan menarik diri dari turnamen. Erick Thohir, yang juga menjabat Ketua Umum PSSI, menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan FIFA.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan digelar dengan format baru: dua divisi. Divisi 1 (Premier Division) diikuti delapan tim, sementara Divisi 2 (Challenge Division) diikuti enam tim dan diselenggarakan di Hong Kong. Total 14 negara terlibat, dengan India, Pakistan, dan Hong Kong sebagai peserta non-ASEAN. Grup B Divisi 1 terdiri dari Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Sementara di Divisi 2, Grup A dihuni Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, serta Grup B diisi Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Keputusan FIFA dalam dua hari ke depan akan menentukan apakah turnamen perdana ini berjalan dengan komposisi penuh atau harus menyesuaikan jadwal akibat ketidakpastian keikutsertaan salah satu tim kuat.















