Sumbawanews.com,- Kiper Chelsea Robert Sanchez percaya bahwa ketidakhadiran timnya di kompetisi Eropa musim ini justru menjadi keuntungan strategis. Dengan gagal masuk ke ajang benua biru setelah finis kesepuluh di Premier League 2025/2026, The Blues kini bisa sepenuhnya mengarahkan energi, waktu, dan sumber daya untuk membangun kembali performa di liga domestik. Sanchez menegaskan, jadwal yang lebih ringan—satu pertandingan per minggu—memberi ruang bagi skuad baru untuk menyesuaikan diri dengan taktik pelatih Xabi Alonso dan membangun kekompakan.
Chelsea menjalani masa pramusim dengan dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang, sambil memperkenalkan sejumlah rekrutan kunci seperti Morgan Rogers, Marco Palestra, Danny Welbeck, dan Jordan Henderson. Sanchez mengapresiasi upaya para pemain yang telah menunjukkan komitmen tinggi di latihan, meskipun tim masih dalam proses memahami filosofi permainan sang pelatih baru. Pertandingan pramusim terakhir mereka akan melawan Real Sociedad pada 15 Agustus, sebelum resmi membuka musim Premier League 2026/2027 dengan tandang ke Fulham pada 24 Agustus.
Menurut Sanchez, keberhasilan musim ini tidak bergantung pada beban multi-tujuan, melainkan pada konsistensi dan kedalaman skuad yang kini tengah dibangun. “Ini kesempatan besar bagi kami untuk bangkit dari bawah,” ujarnya. “Kami tidak punya distraksi. Hanya satu tujuan: menaikkan posisi di liga.”















