Home Berita Olah Raga Liga Universitas 2026 Jadi Model Global, Tiga Negara Mulai Tiru Konsep Indonesia

Liga Universitas 2026 Jadi Model Global, Tiga Negara Mulai Tiru Konsep Indonesia

Sumbawanews.com,- Liga Universitas Coca-Cola 2026 Regional Bandung resmi berakhir pada Sabtu, 8 Agustus 2026, setelah menyajikan kompetisi intensif selama lebih dari tiga bulan sejak 25 April lalu. STKIP Pasundan keluar sebagai juara, mengungguli tujuh tim lain dalam ajang yang tak hanya mempertandingkan keahlian sepakbola, tetapi juga menjadi wadah pengembangan pendidikan, kepemimpinan, kesehatan mental, dan partisipasi generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan. Konsep unik ini kini menjadi percontohan internasional, dengan sejumlah negara seperti Pakistan, Brasil, dan Mesir secara terbuka menunjukkan minat untuk mengadopsinya.

United Nations Resident Coordinator Githa Sabharwal menyatakan, kolaborasi antara PBB dan penyelenggara Liga Universitas di Indonesia telah membuka pintu bagi mahasiswa Tanah Air untuk membawa ide-ide inovatif ke panggung global. “Partnership ini memungkinkan kita membawa pemuda Indonesia ke markas PBB di New York, di mana mereka berperan aktif dalam mengembangkan model Indonesia sebagai contoh bagi banyak negara,” ujar Githa dalam siaran pers. Ia menekankan, bukan hanya soal olahraga—tapi bagaimana liga ini menjadi alat transformasi sosial yang bisa direplikasi di berbagai belahan dunia.

Di tingkat lokal, STKIP Pasundan membuktikan dominasinya dengan meraih empat penghargaan utama: juara, pelatih terbaik (Agus Santosa), pemain terbaik (Ardiansyah Harahap), dan top skor (Muhammad Firman Januari dengan 13 gol). Sementara itu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi runner-up sekaligus melahirkan kiper terbaik, Tubagus Hussein Ali Ramadhan. UIN SSC menempati peringkat tiga, sementara Universitas Swadaya Gunung Jati dinobatkan sebagai tim fair-play. Penghargaan untuk volunteer terbaik diberikan kepada Sanjaya Raga, dan wasit terbaik jatuh ke tangan Dedi Samsuri.

Pengakuan internasional ini memperkuat posisi Liga Universitas sebagai salah satu inisiatif pendidikan dan olahraga paling berdampak di Asia Tenggara. Dengan keberhasilannya dalam mengintegrasikan nilai-nilai sosial, kesehatan mental, dan keberlanjutan ke dalam kompetisi olahraga, ajang ini kini tidak lagi hanya menjadi liga mahasiswa—tapi menjadi diplomasi budaya yang menginspirasi dunia.

Previous articleFerran Torres Tegaskan Ingin Pindah ke PSG Musim Panas Ini
Next articleFabio Lefundes Resmi Pimpin Java United FC Menuju Super League 2026/2027