Sumbawanews.com,- Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya secara resmi mendukung usaha Kota Padang menjadi City of Gastronomy dalam UNESCO Creative Cities Network. Dukungan itu disampaikan saat membuka kegiatan Talk on Taste di Mini Stage Kawasan Kota Tua, Padang, pada Ahad, 9 Agustus 2026, yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Acara yang dihadiri sejumlah pakar kuliner seperti William Wongso, Lord Ardi, Roby Bagindo, Gupta Sitorus, dan Ray Janson, juga dirangkaikan dengan masak besar nasi goreng rendang sebanyak 1.000 porsi, yang dijual Rp357 per porsi untuk menggalang dana korban banjir 3 Agustus lalu. Teuku Riefky menekankan, gastronomi bukan sekadar soal makanan, tapi mencakup budaya, cerita, desain, musik, dan seni pertunjukan yang perlu diperkuat melalui kebijakan dan anggaran terpadu.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut positif dukungan pemerintah pusat dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah melakukan pembenahan menyeluruh. Pembenahan mencakup kawasan Kota Tua, standar restoran, sertifikasi, kebersihan dapur dan toilet, pelayanan, hingga infrastruktur pendukung pariwisata. Fadly menuturkan, kunjungan wisatawan ke Padang meningkat dari 4,3 juta pada 2024 menjadi 5,5 juta pada 2025, dan pengakuan internasional dari UNESCO diharapkan bisa memperkuat pertumbuhan ini. Ia menekankan, setiap tamu harus mendapatkan pengalaman kuliner yang nyaman, bersih, dan didukung layanan serta infrastruktur yang memadai. Pemerintah Kota Padang berkomitmen menjadikan kekayaan kuliner Minangkabau sebagai tulang punggung ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.















