Sumbawanews.com,- Influencer TikTok asal Meksiko, Cesar Gastelum, tewas ditembak saat melakukan siaran langsung di depan restoran cepat saji di Culiacan, Sinaloa, pada Selasa, 4 Agustus 2026. Dua orang berhelm menghampirinya menggunakan sepeda motor dan menembaknya secara langsung. Otoritas setempat dan pemerintah federal mengonfirmasi kematian pria yang memiliki lebih dari 600.000 pengikut itu. Pihak berwenang kini menyelidiki kemungkinan motif pembunuhan terkait unggahan Gastelum yang menyinggung salah satu faksi kriminal di wilayah itu.
Kabinet Keamanan Federal Meksiko menyatakan sedang menganalisis rekaman kamera pengawas dan barang bukti lainnya untuk mengidentifikasi pelaku. Presiden Claudia Sheinbaum menegaskan bahwa pelaku di lapangan maupun dalang di balik serangan itu harus ditangkap, dan motif pembunuhan harus diungkap sepenuhnya. Culiacan, yang menjadi salah satu pusat konflik antar faksi kartel, telah dilanda kekerasan intens sejak September 2024, terutama antara Los Mayos dan Los Chapitos, dua kelompok bersaing dalam Kartel Sinaloa yang memperebutkan kendali wilayah dengan senjata api, kendaraan lapis baja, bahkan drone.
Kematian Gastelum mengingatkan kasus serupa pada Mei 2025, ketika influencer kecantikan Valeria Marquez ditembak mati saat siaran langsung di Zapopan, Jalisco. Pada akhir Juli, pihak berwenang menangkap Ramon Angel Alvarez Ayala, pemimpin kelompok kriminal Los Rs yang terkait dengan Jalisco New Generation Cartel, dan mengaitkannya dengan pembunuhan Marquez. Ayala, yang juga dikenal sebagai “R1”, diduga memerintahkan pembunuhan itu atas permintaan putranya, Francisco, yang sebelumnya pernah mengancam Marquez. Francisco kini masih dalam buruan polisi.















