Sumbawanews.com,- Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia melalui peluncuran FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah entitas komersial baru yang sepenuhnya dikendalikan FIFA. Pernyataan itu diunggah PFF melalui akun Instagram resminya pada Rabu, 5 Agustus, dengan menekankan pentingnya dukungan finansial dan teknis bagi negara-negara berkembang dalam sepak bola. PFF juga menegaskan bahwa meskipun beberapa konfederasi seperti UEFA, AFC, dan CONCACAF menolak rencana ini, mereka tetap mempertahankan komitmen terhadap tujuan utama FFE: memperluas bantuan kepada 211 asosiasi anggota FIFA, terutama pasar kecil seperti Filipina.
Dukungan serupa datang dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), yang diwakili Ketua Umum Erick Thohir. Thohir menyatakan bahwa kehadiran FFE dengan valuasi diperkirakan mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp360 triliun dapat menjadi katalis penting dalam melanjutkan transformasi sepak bola Indonesia. Ia menunjukkan kemajuan nyata, seperti naiknya peringkat timnas Indonesia dari 174 ke 118 dalam tiga tahun terakhir, dan menekankan bahwa dana tambahan diperlukan untuk mempertahankan momentum ini. “Sepak bola Indonesia telah mengalami transformasi dalam tiga tahun terakhir, semua sudah bersih,” ujar Thohir kepada media Inggris Sky.
PFF dan PSSI menjadi dua asosiasi anggota FIFA yang secara terbuka menyatakan kesepakatan dengan visi Infantino, meskipun rencana FFE saat ini telah ditarik sementara oleh FIFA. Keduanya menegaskan bahwa dukungan mereka bukan hanya pada struktur bisnisnya, tetapi pada tujuan jangka panjang: memastikan keberlanjutan dan pemerataan sumber daya di seluruh dunia sepak bola. PFF menutup pernyataannya dengan menegaskan keyakinannya terhadap kepemimpinan Infantino dan pentingnya dialog berkelanjutan antar konfederasi untuk menjaga kemajuan global sepak bola.















