Sumbawanews.com,- Mulai 2027, Piala Presiden tidak lagi menjadi ajang pramusim klub sepak bola Indonesia, melainkan secara resmi dialihkan sebagai sarana pengembangan Timnas Indonesia. Keputusan ini diumumkan PSSI usai Kongres Biasa 2026 di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan, perubahan ini dilakukan karena kompetisi antarklub kini telah memiliki struktur lengkap, termasuk Piala Indonesia (League Cup), sehingga Piala Presiden perlu bertransformasi demi kepentingan tim nasional. Meski format barunya belum diungkap, PSSI membuka kemungkinan turnamen ini digunakan untuk laga uji coba internasional atau turnamen mini yang melibatkan Timnas Indonesia di dalam negeri. Nama Piala Presiden tetap dipertahankan, tetapi fungsinya bergeser total dari ajang klub menjadi agenda strategis penguatan tim nasional.
Erick Thohir menegaskan, Piala Presiden lahir di masa Indonesia bebas sanksi FIFA, ketika klub-klub membutuhkan ajang kompetisi untuk menjaga ritme pertandingan. Kini, dengan keberadaan kompetisi profesional yang lebih matang, turnamen ini diharapkan bisa berkontribusi lebih besar pada pencapaian jangka panjang tim nasional. PSSI belum merinci detail format, jadwal, atau peserta yang akan terlibat, namun menegaskan bahwa pembahasan mendalam akan dilakukan sebelum turnamen edisi berikutnya digelar. Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan Timnas Indonesia menjadi prioritas utama PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir.















