Sumbawanews.com,- Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan Liga Putri Indonesia akan resmi dimulai pada Oktober 2026, diikuti oleh enam klub sebagai langkah awal pengembangan sepak bola wanita di Tanah Air. Keputusan ini diambil dalam Kongres PSSI 2026 di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026, sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem berjenjang bagi pemain putri dari usia muda hingga tim senior. Erick menegaskan, kompetisi ini lahir dari hasil pembinaan yang telah menyentuh 16 provinsi dan mengumpulkan data hampir 50.000 talenta sepak bola putri di seluruh Indonesia. Pencapaian Timnas Putri Indonesia yang meraih gelar juara Piala AFF Divisi 2 dua kali berturut-turut menjadi bukti nyata kemajuan yang telah dicapai.
Erick menjelaskan bahwa pembinaan berkelanjutan mulai dari kelompok usia U-17 hingga tim nasional senior menjadi fondasi utama keberlanjutan kompetisi. Ia menilai, keberhasilan skuad Garuda Pertiwi di level regional menjadi modal penting untuk bersaing dengan negara-negara kuat seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina di masa depan. Meski detail jadwal pertandingan dan format kompetisi masih akan diumumkan oleh operator liga, kesepakatan bulan Oktober 2026 sebagai awal bergulirnya Liga Putri Indonesia telah disetujui secara resmi oleh seluruh peserta kongres.
Dengan kehadiran enam klub pertama, PSSI menargetkan peningkatan kualitas kompetisi secara bertahap, sekaligus mendorong partisipasi lebih luas dari daerah-daerah yang selama ini belum terwakili. Langkah ini sejalan dengan visi besar untuk menjadikan sepak bola putri sebagai bagian integral dari identitas olahraga nasional, bukan sekadar program pelengkap.















