Sumbawanews.com,- Liverpool mengalami kekalahan 2-4 dari Leeds United dalam laga uji coba pramusim di Soldier Field, Chicago, Senin (3/8/2026). Tim asuhan Andoni Iraola sempat unggul dua gol lewat Luke Chambers dan Florian Wirtz di babak pertama, tetapi kebobolan empat kali setelah jeda—dua di antaranya oleh Dominic Calvert-Lewin, serta satu masing-masing dari Brenden Aaronson dan Sean Longstaff. Meski hasilnya tak diinginkan, Iraola menilai pertandingan ini justru paling bermanfaat secara pembelajaran, baik dari sisi positif di babak awal maupun kelemahan yang terpapar di babak kedua.
“Saya rasa kita belajar banyak hal. Jelas ini bukan hasil yang kita inginkan, tetapi saya pikir ini mungkin pertandingan uji coba paling bermanfaat yang pernah kita mainkan—secara positif di babak pertama dan secara negatif di babak kedua,” ujar Iraola. Ia menekankan bahwa fokus utama bukan pada skor, melainkan pada identifikasi masalah strategis dan konsistensi tim yang masih dalam proses pembentukan menjelang dimulainya Liga Inggris 2026/2027.
Dalam laga tersebut, Liverpool menurunkan kombinasi pemain inti dan generasi muda, sementara Leeds memainkan hampir seluruh pemain utama mereka. Perbedaan kualitas ini terasa sangat jelas di babak kedua, ketika para pemain muda The Reds kesulitan menahan tekanan dan kecepatan serangan lawan. Namun, Iraola menilai pengalaman ini sebagai bahan evaluasi penting untuk memperbaiki struktur pertahanan dan transisi permainan.
Pertandingan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Liverpool menghadapi musim yang diwarnai jadwal padat dan tantangan berat di awal liga. Dengan kekalahan ini, pelatih asal Spanyol itu berharap timnya bisa lebih matang, disiplin, dan tangguh saat menghadapi lawan-lawan tangguh di kompetisi resmi.















